MAKNA REFLEKSI DAN KEHARMONISAN DALAM PERINGATAN HARI RAYA NYEPI TAHUN SAKA 1948

Roum PBJ
19-Mar-2026

Jakarta, 19 Maret 2026 – Hari Suci Nyepi merupakan salah satu hari besar keagamaan umat Hindu yang diperingati sebagai pergantian Tahun Baru Saka. Pada tahun 2026, Nyepi diperingati pada 29 Maret 2026 sebagai Tahun Baru Saka 1948.

Momentum Nyepi tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun, tetapi juga sebagai waktu untuk melakukan refleksi diri, menenangkan pikiran, serta memperkuat hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Dalam tradisi umat Hindu, Nyepi dijalankan melalui Catur Brata Penyepian, yaitu empat pantangan yang meliputi tidak menyalakan api atau cahaya (Amati Geni), tidak bekerja (Amati Karya), tidak bepergian (Amati Lelungan), serta tidak menikmati hiburan (Amati Lelanguan). Melalui praktik tersebut, umat diajak untuk menjalani hari dalam keheningan dan perenungan mendalam.

Bagi kehidupan bermasyarakat yang majemuk seperti di Indonesia, peringatan Nyepi juga menjadi pengingat pentingnya nilai toleransi, saling menghormati, serta menjaga keharmonisan antarumat beragama.

Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyampaikan ucapan Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu yang merayakan.

Semoga keheningan Nyepi membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan semangat baru bagi kita semua dalam menjalankan pengabdian serta kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Rahajeng Nyepi.

Instagram: @roumpbj_dikdasmen

Kontak

 Biro Umum dan PBJ 2024

Sekretariat Jenderal - Kemendikdasmen

Sosial Media
TERUS MELAJU UNTUK INDONESIA MAJU
Biro Umum dan PBJ 2025